pemasangan paving block

12 Hal Penting dalam Pemasangan Paving Block

Bedah kasus yang sering terjadi di Lapangan dalam Pekerjaan Pemasangan Paving Block

Saat Anda memiliki rencana untuk menggunakan paving block sebagai perkerasan jalan, penting sekali Anda memahami seluk beluk serta langkah demi langkah pelaksanaannya. Mulai dari persiapan lahan, pemilihan barang, pemasangan paving block, hingga sampai tahap finishing semua harus Anda pahami.

Kenapa harus dipahami ?

Umumnya, kebanyakan orang mengira bahwa keberhasilan pengerjaan Paving Block terletak pada kekuatan barang dan cara pemasangannya.

Pemahaman seperti itu memang tidak salah, namun perlu disempurnakan. Karena pada prakteknya, keberhasilan Anda dalam pengerjaan paving block ternyata tidak hanya bergantung pada seberapa kuat paving block yang Anda pakai.

Contoh kasus, ada klien kami yang membeli paving block dengan mutu beton K-300 untuk parkiran motor. Padahal untuk parkiran motor, Paving Block dengan mutu beton K-200 pun perkiraan kami dari pengalaman yang sudah-sudah sebenarnya cukup kuat.

Ya sudah, kami pikir mungkin ingin lebih awet dan tahan lama. Tidak lupa kami tawarkan juga jasa pemasangannya dengan fasilitas GRATIS Survei Lahan dan GARANSI 6 bulan.

Hanya saja untuk Jasa Pemasangan, customer itu sudah punya SDM nya.

Hingga akhirnya kita sepakat hanya transaksi barangnya saja.

Selang 3 minggu dari transaksi, kami mendapat komplain dari customer tersebut.

Kurang lebih percakapannya seperti ini :

      Pembeli : “Halo dengan Samson ?”

      Samson : “Iya Pak, dengan Samson disini. Ada yang bisa dibantu ?”

Dengan nada kesal, Pembeli tersebut berkata seperti ini :

      Pembeli : “Bu, saya ***** (nama disamarkan) dari ***** (tempat disamarkan). Ini gimana sih, katanya Paving Block K-300 ? Kok pada Amblas ?”

Tim teknisi dari kami yang sudah berpengalaman memperkirakan, jika kejadiannya seperti itu biasanya sumber masalah terletak pada Landasan Tanah yang kemungkinan masih Labil dan belum padat. Bukan pada paving blocknya.

Tapi untuk memastikan, Tim Teknisi pun berangkat meninjau lokasi pemasangan paving block.

Dan ternyata, perkiraan tersebut Benaaar……..

Menurut laporan Tim Teknis, Paving Block tidak ada satupun yang pecah ataupun terbelah.

Justru Landasan Tanahlah yang labil dan belum terpadatkan dengan benar.

Akhirnya dengan berat hati, kami pun mengatakan kepada customer tersebut jika kejadian itu diluar tanggungjawab kami. Kami disini hanya bertanggungjawab pada barang yang di order, bukan pada pemasangannya. Jika seandainya Anda membeli produk beserta pemasangannya, mungkin kami akan bertanggung jawab jika kasus ini harus terjadi.

Sekarang kita pelajari kondisi yang lainnya.

Kasus ini terjadi di Perumahan Nusa Indah Garut, yang dikelola oleh Bapak H. Faiz dan Ibu Nadia.

Melalui saya, tahun 2013 beliau membeli Paving Block Press Tangan (Manual) untuk Jalan Umum di Perumahannya.

Saya heran, “Pak Faiz, untuk jalan mending pake yang Press Mesin aja”

Beliau menjawab, “Ah, yang beli tahun kemarin aja masih awet kok”

“Ooh gitu ?” Jawab saya heran.

Penasaran, akhirnya saya sempatkan Silaturrahim ke Perumahannya di Nusa Indah, Tarogong-Garut.

Sampai disana, saya heran bukan main “Kok bisa yaa ?” 

Dan ternyata, menurut Manajer Proyek Paving Samson, Pak Dede Z. Sambong : 

“Keberhasilan Pengerjaan Paving Block tidak hanya terpaku pada kekuatan Paving Block nya saja. Melainkan ada faktor-faktor lainnya yang mempunyai pengaruh besar dalam keberhasilan pengerjaannya hingga selesai, salah satunya Pemadatan Tanah. Apakah Pemadatan Tanah sudah sesuai dengan Prosedur Perkerasan ?”

Selanjutnya, Pak Dede Z. Sambong juga menuturkan “Supaya hasil pemasangan maksimal, sebaiknya kombinasi Paving Block dan Landasan Tanah sama Kuatnya. Sehingga membuat hasil Pemasangan Paving Block lebih Awet dan Tahan Lama” 

Dua kasus diatas adalah salah satu dari sekian banyak kasus yang sering kami temui di lapangan.

Dan dari hasil referensi kami berdasarkan hasil pengalaman dan pengamatan di lapangan, kami menyimpulkan bahwa ada 13 hal yang harus Anda perhatikan jika ingin memasang Paving Block sebagai perkerasan jalan. Diantaranya sebagai berikut :

  1. Pahami Kekuatan Paving Block
  2. Rencanakan Desain Pemasangan
  3. Ukur Luas Lahan
  4. Periksa Kondisi Landasan
  5. Atur Kemiringan lahan
  6. Anggarkan Keuangan
  7. Lakukan Uji Kelayakan (survei harga, ketersediaan barang, sdm, transportasi) 
  8. Perhatikan Tekstur Barang
  9. Amati Kepadatannya
  10. Tips Sederhana, benturkan antar Paving
  11. Ambil Sample Barang, dan Cek Sendiri ke Laboratorium
  12. Ingatlah Garansi Anda
  13. Gunakan pinggiran untuk hasil pemasangan yang maksimal

Paparan diatas sifatnya kasuistik dan sering terjadi dilapangan saat menangani klien.

Mungkin beberapa ada yang tidak sesuai dengan kasus yang terjadi pada Anda.

Namun jika hal ini cocok dan bermanfaat, semoga artikel ini bisa berguna untuk meminimalisir resiko yang terjadi di lapangan. Tentunya semoga bisa menekan budget pengeluaran Anda.

Salam,
Haedar Nashir
(Digital Marketing Paving Samson)

JAM BUKA PELAYANAN

  • Setiap Hari : 08.00 - 17.00

FOLLOW US

EMAIL

pavingsamson@gmail.com

Office Marketing :

Jalan AH. Nasution No. 112 Sukamiskin, Arcamanik. Kota Bandung 40293

Telp/Fax : (022) 7216940

Workshop 1 :

Jalan Raya Gunung Batu No. 102 A Sukaraja, Cimindi. Kota Bandung

Telp/Fax : (022) 6127011

Workshop 2 :

Jalan Raya Singaparna-Garut KM 1 Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya

Telp/Fax : (0265) 544686